8 tahun menunggu Kabal listrik tak kunjung di pasang. Tiang Listrik nya sudah roboh duluan

|

29 Views

LAHAT,Tapase Media Nusantara, delapan tahun tiang listrik sudah terpasang tetapi kabel listrik tak kunjung di pasang, masyarakat transmigrasi tembling jaya kecamatan pseksu Kabupaten LAHAT merasakan tidak adanya perhatian dari pemerintah dan dinas transmigrasi kabupaten LAHAT, dimana dijaman yang maju ini, di era digitalisasi ini masih ada masyrakat yang belum merasakan ke Adilan, salah satu nya desa transmigrasi Tembeling jaya, di mana trasmigasi ini mulai berdiri di tahun 2007, sampai di tahun 2026 belum ada nya pembangunan yang layak di Desa tersebut,

Salah satu contoh, Tiang listrik yang sudah terpasang delapan tahun(8) silam, sampai saat ini kabel nya belum juga terpasang,..! Sampai satu persatu tiang yang sudah terpasang mulai roboh, nyaris menutupi jalan, dimana jalan ini adalah satu-satunya akses jalan yang di lalui oleh warga dan anak sekolah, Tiang listrik ini roboh di karenakan faktor alam yg sudah memasuki musim penghujan, tampak terlihat di tempat kejadian tanah yg longsor dan ada batu besar menghalangi jalan, hingga mempersempit ruas jalan ,yang jadi pertanyaan masyarakat setempat, apakah Desa kami ini hanya di manfaatkan saat pemilihan suara DPR Dan calon- calon lain nya atau hanya untuk menjadi ajang korupsi. Bagi orang-orang yang serakah..ujar salah satu warga inisial(A) yang tidak mau di sebut nama nya.. beliau juga mengatakan bahwa diri nya dan juga tokoh-tokoh masyarakat Desa transmigrasi tembling jaya, sudah mendatangi dinas transmigrasi beberapa tahun silam, tetapi sampai sekrang belum ada tindak lanjut dari dinas terkait mengenai transmigrasi tersebut..

Harapan warga, semoga Desa Transmigrasi tembling jaya kecamatan peseksu tersebut menjadi perhatian dari pemerintah dan Dinas transmigrasi kabupaten LAHAT..

Karena sesuai visi dan misi Bapak Bupati dan wakil bupati kabupaten LAHAT, dalam menata kota membangun desa, dimana telah di atur dalam UU Nomor 3 tahun 2024, adalah payung hukum utama yang di rancang agar tidak ada lagi desa yg di abaikan atau tertinggal oleh pemerintah.dan warga juga berharap Bupati dan wakil Bupati serta Dinas transmigrasi kabupaten LAHAT terjun langsung ke desa mereka, supaya tidak ada nya berita yang miring mengenai desa kami kalo pemerintah terjun langsung, ujar (A).

Penulis: Riko Gondrong

Sumber: Tapase Media Nusantara

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *