Diduga Ditikam, Warga Tanjung Payang Lahat Ditemukan Tewas di Area Warung Pecel Lele

|

202 Views

LAHAT, Tapase.com – Warga Kabupaten Lahat dikejutkan oleh penemuan seorang pria yang meninggal dunia dengan luka diduga akibat penikaman di Jalan Mayor Ruslan I, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Lahat Selatan, pada 21 September 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban diketahui bernama Andi Tamansyah (47), warga Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan. Saat kejadian, korban diduga sedang menjalankan aktivitas parkir di kawasan tersebut, tepatnya di depan Warung Pecel Lele Lamongan Permata.

Warga menemukan korban tergeletak di bawah meja cuci piring yang berada di area warung. Korban mengalami luka robek diduga akibat tikaman pada bagian dada kiri.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke Kamar Jenazah RSUD Lahat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Rhido Pradani memimpin langsung penanganan di lokasi kejadian bersama personel kepolisian. Polisi melakukan pemeriksaan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi belum mengungkap identitas pihak yang diduga sebagai pelaku. Satreskrim Polres Lahat masih mendalami kronologi kejadian, motif, serta pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya korban.

Korban Disebut Bukan Petugas Resmi Perusahaan Parkir

Direktur CV Lahat Kaki Langit, Sumarlan, menyampaikan bahwa Andi Tamansyah bukan petugas resmi yang terdaftar di perusahaan tersebut.

Pernyataan itu diperkuat oleh Rio (46), koordinator lapangan (korlap) CV Lahat Kaki Langit. Ia menjelaskan bahwa perusahaan mencatat nama Efran sebagai petugas parkir resmi di lokasi kejadian.

“Yang membawa korban langsung adalah Efran. Dua orang yang dibawa, Efran menyebut yang satu itu yang bertanggung jawab,” ujar Rio.

Namun, keterangan tersebut masih menjadi bagian dari informasi yang perlu didalami oleh pihak kepolisian untuk mengetahui rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Polisi Dalami Keterangan Saksi

Sementara itu, pemilik Warung Pecel Lele Lamongan mengaku tidak mengetahui peristiwa yang terjadi di area warung tersebut. Polisi turut mendalami keterangan pemilik warung sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Petugas telah memeriksa kondisi di sekitar lokasi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab serta kronologi kejadian.

Polisi belum menyampaikan informasi resmi mengenai senjata yang diduga digunakan maupun identitas pelaku. Perkembangan kasus tersebut masih menunggu hasil penyelidikan Satreskrim Polres Lahat.

Sumber : Tapase Media Nusantara

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *