LAHAT — Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus karyawan PT AMM dan truk barang terjadi di Jalan Lahat–Muara Enim, tepatnya di Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kecelakaan tersebut menyebabkan kedua pengemudi mengalami luka serius dan patah tulang. Keduanya kemudian mendapat perawatan di rumah sakit berbeda. Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk berwarna hijau dengan nomor polisi BG 8825 ZQ yang dikemudikan Dedi Setiadi melaju dari arah Lahat menuju Muara Enim.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami hilang konsentrasi akibat pengemudi mengantuk. Truk kemudian bergerak ke jalur kanan dan masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan. Pada saat bersamaan, bus karyawan PT AMM berwarna putih dengan nomor polisi BG 7276 E yang dikemudikan Edi Surya datang dari arah berlawanan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras mengakibatkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Pengemudi bus PT AMM, Edi Surya, mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka gores pada tangan dan kaki. Korban langsung dievakuasi dan mendapat perawatan di RSUD Lahat. Sementara pengemudi truk, Dedi Setiadi, mengalami patah tulang kaki kanan serta luka gores pada tangan dan kaki. Dedi kemudian mendapatkan perawatan di RSUD Muara Enim.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan proses evakuasi menuju Sat Lantas Polres Lahat. Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Lahat IPDA Putra Agung Pranata, S.H., C.PHR., mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan sebagai barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.
“Tim Personel Gakkum telah mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara secara presisi, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi,” ujarnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga faktor manusia atau human error menjadi penyebab kecelakaan. Pengemudi truk diduga mengantuk dan kehilangan konsentrasi hingga kendaraannya masuk ke jalur berlawanan.
Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab dan rangkaian kejadian secara keseluruhan. “Penyelidikan mendalam akan terus kami jalankan sesuai prosedur regulasi hukum yang berlaku demi menjamin kepastian hukum,” tegas IPDA Putra Agung Pranata.

Polisi Ingatkan Pengemudi Tidak Memaksakan Diri
IPDA Putra Agung juga mengingatkan seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan angkutan barang dan penumpang, agar tidak mengemudi ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.
“Kami tegaskan dan imbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi angkutan barang maupun penumpang: keselamatan lalu lintas adalah wujud kepatuhan kita terhadap hukum. Jangan pernah memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk. Istirahatlah demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Ia menegaskan, Sat Lantas Polres Lahat akan mengambil tindakan terhadap setiap pelanggaran lalu lintas yang ditemukan dalam proses penyelidikan.
“Sat Lantas Polres Lahat tidak akan pernah ragu menindak tegas setiap pelanggaran aturan berlalu lintas demi ketertiban dan keselamatan di wilayah hukum Kabupaten Lahat,” tegasnya.
Penyelidikan kasus tersebut dipimpin IPDA Putra Agung Pranata, S.H., C.PHR., bersama Aipda Edi Hariansyah, Briptu M. Ricky, dan Bripda Rafli Danuarta. Polisi juga telah meminta keterangan saksi mata bernama Andes (40).
Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan Sat Lantas Polres Lahat dan digolongkan sebagai perkara kecelakaan lalu lintas. Sat Lantas Polres Lahat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk karena kehilangan konsentrasi sesaat dapat berakibat fatal bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.
Sumber : Tapase Media Nusantara

Tinggalkan Balasan