LAHAT — PT ALR memberikan klarifikasi terkait penutupan akses jalan perusahaan oleh sejumlah warga. Pihak perusahaan menyebut terdapat tujuh portal tambahan di luar lima titik yang sebelumnya telah dimediasi.
Kepala Keamanan PT ALR, Muskarel, mengatakan penutupan terjadi pada Jumat sekitar pukul 23.00 WIB. Sejumlah warga menutup akses jalan dengan menumbangkan pohon.
Menurut Muskarel, pihak perusahaan sebelumnya telah membahas lima titik tersebut melalui mediasi bersama kepolisian. Saat melakukan patroli, tim keamanan kemudian menemukan tujuh portal tambahan di lokasi lain.

“Yang kami pahami, tujuh portal tambahan itu berada di luar lima titik yang sebelumnya sudah dimediasi,” ujar Muskarel.
Ia mengatakan penambahan portal membuat total titik penutupan menjadi 12 lokasi dan dinilai mengganggu keamanan serta aktivitas perusahaan.
Muskarel juga mengakui sempat terjadi ketegangan di lapangan, termasuk adanya tindakan terhadap Saipul. Ia menyebut sekitar 30 personel keamanan berada di lokasi saat kejadian.
Setelah berkomunikasi dengan Ganda, menurut Muskarel, seluruh portal kemudian dibuka kembali. Pembukaan tersebut, kata dia, disaksikan oleh sejumlah warga.
Muskarel berharap persoalan akses jalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme hukum yang berlaku agar tidak kembali menimbulkan ketegangan.
Penulis : Riko Amanda Putra
Sumber : Tapase Media Nusantara

Tinggalkan Balasan