Lahat, Sumatera Selatan – Kondisi bangunan SD Negeri 8 Peseksu, yang berlokasi di Desa Muara Cawang, Kecamatan Peseksu, Kabupaten Lahat, menjadi perhatian setelah sejumlah bagian gedung mengalami kerusakan yang cukup parah. Berdasarkan hasil dokumentasi di lapangan, kerusakan terlihat pada bagian atap, dinding, lantai, hingga fasilitas sanitasi sekolah.

Bangunan sekolah tampak mengalami pelapukan pada rangka atap, dengan beberapa bagian yang telah rusak dan dipenuhi sarang kelelawar. Dinding bangunan juga mengalami pengelupasan cat, retak, serta lembap akibat rembesan air. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bangunan membutuhkan perbaikan menyeluruh agar tetap aman digunakan.

Selain itu, fasilitas toilet sekolah juga berada dalam kondisi memprihatinkan. Lantai keramik pecah di beberapa titik sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna. Sementara itu, ruang perpustakaan dan ruang penyimpanan masih menyimpan tumpukan buku serta perabot lama yang mulai rusak akibat termakan usia dan kurangnya perawatan.

Kerusakan juga terlihat pada bagian tiang teras yang plesternya terkelupas, serta area halaman yang mulai ditumbuhi lumut dan rumput liar. Kondisi tersebut mencerminkan perlunya rehabilitasi agar lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan nyaman bagi kegiatan belajar mengajar.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan peninjauan dan memberikan perhatian terhadap kondisi bangunan SD N 8 Peseksu Desa Muara Cawang. Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan dinilai sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus menjamin keselamatan guru dan peserta didik.
Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas belajar yang layak menjadi salah satu kebutuhan utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Kondisi bangunan SD N 8 Peseksu Desa Muara Cawang menunjukkan kerusakan pada atap, dinding, tiang bangunan, ruangan perpustakaan, serta fasilitas toilet yang memerlukan perbaikan.
Artikel ini disusun berdasarkan hasil dokumentasi lapangan yang menunjukkan kondisi fisik bangunan. Informasi mengenai penyebab kerusakan, status penggunaan gedung saat ini, maupun rencana rehabilitasi dari pemerintah belum dapat dipastikan dan memerlukan konfirmasi dari pihak sekolah atau instansi terkait.
Penulis : Riko Amanda P
Sumber : Tapase Media Nusantara

Tinggalkan Balasan