Lahat – Terjadi kebakaran di Desa Selawi Polisi, Satgas dan Kepala Desa Selawi untuk penanggulangan kebakaran mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok di lahan kering. Imbauan ini disampaikan di lokasi kebakaran lahan yang masih mengeluarkan asap, di tengah cuaca panas yang mempercepat penyebaran api. Hingga siang hari, setidaknya lima laporan kebakaran lahan telah diterima.

Di lokasi kejadian, area lahan terlihat menghitam, pohon-pohon dan semak kering hangus, sementara asap masih mengepul di beberapa titik. Petugas kepolisian, termasuk personel Polres setempat, turun ke lapangan bersama warga dan satgas untuk memantau situasi serta memberikan peringatan langsung kepada masyarakat.
Salah satu petugas polisi yang berbincang di lokasi menyatakan, “Kami dari pihak Polres mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan juga membuang puntung rokok sembarangan sehubungan situasi sekarang cuaca sedang panas. Kita juga hati-hati antisipasi untuk kebakaran dan saling menjaga agar tidak terjadinya kebakaran.”

Petugas lain menambahkan himbauan serupa: masyarakat diminta menjaga lahan dan lingkungan agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan. Cara yang dianjurkan antara lain tidak membakar sampah di tempat terbuka atau dekat kawasan perumahan yang terdapat semak kering, terutama di musim panas saat angin bertiup kencang.
Dalam wawancara di lokasi, seorang petugas satgas menjelaskan bahwa sejak pagi hari sudah ada lima laporan kebakaran lahan. Lokasi yang sedang ditangani merupakan yang keempat, sementara laporan kelima ditangani satgas di tempat lain. “Kalau yang di sini 10 orang, karena kita berbagi tugas dengan yang wilayah lain yang juga terbakar. Armadanya cuma satu, tapi armada yang lain akan menuju ke sini juga untuk suplai air,” ujarnya.

Menurut petugas tersebut, penyebab pasti di lokasi ini belum diketahui. Namun biasanya kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia dan diperparah faktor alam seperti angin yang membuat api cepat menyebar. Ia menegaskan himbauan kepada masyarakat: “Jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membuang puntung rokok di tempat yang kering, dedaunan kering, karena itu akan menyulut api dan bisa menyebabkan kebakaran lahan.”
Petugas pemadam terlihat aktif menarik selang, mengarahkan air, dan menggunakan peralatan untuk memadamkan sisa api yang masih membara di semak dan lahan kering. Mobil pemadam juga hadir untuk mendukung pasokan air. Kepala Desa selawi ikut serta memadamkan kebakaran yang terjadi
Pihak berwenang menekankan pentingnya kewaspadaan bersama. Masyarakat diminta segera melapor jika melihat titik api serta menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran di musim kemarau. Upaya pemadaman dan monitoring terus dilakukan di beberapa titik untuk mencegah perluasan area terbakar.
Sumber : Tapase Media Nusantara
Penulis : Riko Amanda Putra

Tinggalkan Balasan