Lahat – Grup seni tradisional Kuda Lumping Siswo Budoyo dari Kabupaten Lahat tampil meriah di halaman pabrik tahu Kelurahan Pagar Agung, Minggu (30/8/2026). Penampilan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.
Kuda Lumping atau Jaran Kepang merupakan seni pertunjukan yang diwariskan dari nenek moyang secara turun-temurun. Hingga kini kesenian ini tetap lestari dan menjadi identitas budaya masyarakat setempat. Penari mengenakan kostum tradisional lengkap dengan ikat kepala, kain batik, dan kain samping, sambil menunggang kuda lumping yang dihias warna-warni serta bergerak dinamis mengikuti irama musik pengiring.
Dalam kesempatan tersebut, para penari Siswo Budoyo menampilkan atraksi yang energik di tengah area terbuka pabrik. Beberapa kuda lumping terlihat dipersiapkan di lantai, sementara penari lainnya sedang melakukan gerakan tarian khas. Masyarakat sekitar dan pekerja pabrik ikut menyaksikan dengan antusias.

Ketua grup Siswo Budoyo menyampaikan bahwa penampilan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur di tengah modernisasi. “Seni Kuda Lumping ini sudah ada sejak zaman dulu dan kami terus jaga agar tetap hidup hingga generasi berikutnya,”
Penampilan Kuda Lumping Siswo Budoyo menjadi bukti bahwa seni tradisional tetap relevan dan digemari, sekaligus menjadi sarana mempererat persatuan di tingkat lokal.
Dengan tetap dilestarikannya Kuda Lumping Siswo Budoyo, diharapkan generasi muda Kabupaten Lahat terus mencintai dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia.
Penulis: Riko Amanda Putra
Sumber: Tapase Media Nusantara

Tinggalkan Balasan