Proyek Irigasi Rp3 Miliar di Lahat Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

|

41 Views

LAHAT — Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Ataran Bemban di Desa Pagardin, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat, kembali mendapat sorotan. Proyek senilai lebih dari Rp3 miliar itu diduga mengerjakan sejumlah bagian yang tidak sesuai dengan gambar dan spesifikasi teknis.

PPTK PUPR Kabupaten Lahat bidang Sumber Daya Air, Oslanto Napitupulu, ST, menjelaskan bahwa spesifikasi proyek menetapkan ketebalan lantai 10 sentimeter. Namun, hasil pengukuran di lapangan menunjukkan ketebalan lantai hanya sekitar 6–7 sentimeter.

Pekerja juga menggunakan material koral dan pasir yang terlihat bercampur dengan tanah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian material dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

Oslanto mengatakan dirinya telah meninjau langsung lokasi proyek pada 7 September 2026. Namun, pada 8 September 2026, pekerja masih menggunakan material yang sebelumnya menjadi sorotan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan PUPR terhadap pelaksanaan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Warga setempat, Arianto, mengaku prihatin melihat kondisi proyek. Ia meminta Dinas PUPR dan Bupati Lahat memeriksa kontraktor pelaksana serta mempertimbangkan sanksi blacklist jika pemeriksaan membuktikan kontraktor melanggar spesifikasi yang telah ditetapkan.

Proyek yang menggunakan anggaran miliaran rupiah harus mengikuti dokumen kontrak, gambar kerja, spesifikasi teknis, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Karena itu, PUPR perlu membuka data mengenai ketebalan aktual lantai, jenis material yang tercantum dalam kontrak, serta langkah yang telah dilakukan terhadap pihak pelaksana.

Jika pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian, pihak pelaksana harus memperbaiki pekerjaan sesuai spesifikasi sebelum pemerintah melakukan pembayaran.

Penulis: Riko Amanda Putra
Sumber: Tapase Media Nusantara

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *